Kamis, 28 Februari 2013

Fungsi PHP

Fungsi merupakan alat bantu pemrograman yang memberikan kemudahan dalam melakukan suatu tugas tertentu. Isi dari sebuah fungsi sebenarnya adalah rangkaian dari perintah-perintah pemrograman, entah panjang atau pendek, yang dirangkai sedemikian rupa sehingga menjadi 1 perintah saja. Ada begitu banyak fungsi yang disediakan oleh PHP. Selain itu PHP juga menyediakan fitur untuk membuat fungsi sendiri (seringkali disebut dengan UDF atau User Defined Function). Fungsi-fungsi yang spesifik untuk kasus tertentu mungkin tidak akan dibahas atau mungkin juga akan dibahas dalam artikel lain yang berisi tentang kasus spesifik tadi.
Kita akan mulai bahasan kita dari fungsi tanggal dan waktu. Fungsi tanggal dan waktu – sesuai dengan namanya – digunakan untuk pengolahan tanggal dan waktu. Beberapa fungsi yang akan dibahas adalah fungsi checkdate(), fungsi date(), dan fungsi getdate().
  
Fungsi checkdate()
Fungsi checkdate() digunakan untuk memeriksa keabsahan suatu bentuk tanggal gregorian, atau bentuk tanggal internasional yang kita anut sekarang. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
checkdate(bulan, hari, tahun)
Bulan adalah angka integer 1 sampai dengan 12 yang mewakili bulan Januari sampai dengan Desember.
Hari adalah angka integer yang menunjukkan hari dalam 1 bulan. Angka yang valid adalah 1 hingga 30 atau 31 (untuk bulan Februari 1 hingga 28 atau 29).
Tahun adalah angka integer yang menunjukkan tahun. Angka yang valid adalah 1 hingga 32767. Contoh penggunaannya dalam skrip PHP adalah sebagai berikut:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Fungsi CheckDate </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Apakah tanggal 27 Februari 1982 valid? <br />
<?php
$tes_tanggal = checkdate(2,27,1982);
if ($tes_tanggal==true) {
    echo "Ya, tanggal tersebut valid";
} else {
    echo "Tidak, tanggal tersebut tidak valid";
}
?>
<br />
<br />
Apakah tanggal 13 Juni 1982 valid? <br />
<?php
$tes_tanggal = checkdate(6,13,1982);
if ($tes_tanggal==true) {
    echo "Ya, tanggal tersebut valid";
} else {
    echo "Tidak, tanggal tersebut tidak valid";
}
?>
</BODY>
</HTML>

Fungsi date()
Fungsi date digunakan untuk menampilkan tanggal dan/atau waktu sekarang. Sintaks penggunaannya adalah sebagai berikut:
date(format[,timestamp])
Format adalah karakter-karakter yang digunakan untuk memformat tampilan tanggal dan/atau waktu.
Timestamp adalah waktu yang diukur dari jumlah detik sejak waktu UNIX Epoch, yaitu 1 Januari 1970, 00:00:00 GMT. Maksudnya adalah jika angka timestamp dituliskan 10 itu berarti tanggal yang dimaksud adalah 1 January 1970, 00:00:10 GMT. Waktu ini akan menyesuaikan dengan waktu lokal, jadi jika waktu lokal Indonesia adalah GMT +7, maka jika angka timestamp dituliskan 10 itu berarti tanggal yang dimaksud adalah 1 January 1970, 07:00:10. Jika timestamp tidak disebutkan, maka yang diambil adalah waktu lokal pada saat itu.
Karakter-karakter yang digunakan untuk format adalah:
Karakter
Arti
a
"am" atau "pm"
A
"AM" atau "PM"
B
Swatch Internet time
d
Hari dalam satu bulan, 2 digit dengan diawali nol, dari "01" sampai "31"
D
Hari dalam satu minggu, tekstual, 3 huruf; misal "Fri", “Sun”
F
Bulan, tekstual, lengkap, misalnya “March”, “May”
g
Jam, format 12 jam tanpa diawal nol, dari "1" sampai "12"
G
Jam, format 24 jam tanpa diawal nol, dari "1" sampai "23"
h
Jam, format 12 jam, dari "01" sampai "12"
H
Jam, format 24 jam, dari "00" sampai "23"
i
Menit, dari "00" sampai "59"
I
"1" jika Daylight Savings Time, "0" jika tidak.
j
Hari dalam satu bulan, tanpa diawali nol, dari "1" to "31"
l
Hari dalam satu minggu, tekstual, lengkap, misalnya "Friday", “Monday”.
L
Bernilai "1" untuk tahun kabisat, “0” untuk bukan.
m
Bulan dalam angka "01" sampai "12"
M
Bulan, tekstual, 3 huruf, misal "Jan", “Mar”
n
Bulan dalam angka tanpa diawali nol, dari "1" sampai "12"
r
Format tanggal RFC 822, misalnya "Thu, 21 Dec 2000 16:01:07 +0200"
s
Detik, dari "00" sampai "59"
S
Akhiran yang menunjukkan angka dalam Bahasa Inggris, tekstual, 2 huruf, misalnya "th", "nd"
t
Jumlah hari dalam satu bulan, dari "28" sampai "31"
T
Setting zona waktu pada komputer, misal "MDT"
U
Jumlah detik sejak Unix Epoch.
w
Hari dalam angka untuk satu minggu, "0" untuk Minggu sampai "6" Sabtu.
Y
Tahun, 4 digit, misal "2001"
y
Tahun, 2 digit, misal "99"
z
Hari dalam angka untuk satu tahun; dari "0" sampai "365"
Z
Setting zona waktu dalam detik, dari "-43200" sampai "43200". Sebelah barat UTC bernilai negatif, dan sebelah timur UTC bernilai positif.
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Tanggal </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<font size="10px">
<?php
echo "Sekarang adalah tanggal ";
echo date('d-F-Y');
echo "<br />dan jam ";
echo date('h:i:s A');
?>
</FONT>
</BODY>
</HTML>

Fungsi getdate()
Fungsi getdate() digunakan untuk mengambil nilai waktu lokal sekarang atau waktu timestamp dan waktu memasukkannya ke dalam array asosiatif. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
getdate([timestamp])
Elemen array yang dapat dipergunakan adalah sebagai berikut:
  1. "minutes" = menit
  2. "seconds" = detik
  3. "mday" = hari dalam satu bulan
  4. "hours" = jam, dalam format 24 jam.
  5. "wday" = hari dalam satu minggu, numeris, 0 untuk minggu hingga 6 untuk sabtu
  6. "mon" = bulan, numeris.
  7. "year" = tahun, numeris.
  8. "yday" = hari dalam satu tahun, misalnya "299"
  9. "weekday" = hari dalam satu minggu, tekstual penuh, misalnya "Friday"
  10. "month" = bulan, tekstual penuh, misalnya "January"
Sebagai contoh misalnya ingin dibuat halaman selamat datang yang akan menyapa pengunjung dengan salam Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam sesuai dengan waktu saat itu. Skripnya adalah sebagai berikut:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Getdate </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<center>
<h1>
<?php
$sekarang = getdate();
$bulan = $skr['month'];
$hari = $skr['mday'];
$tahun = $skr['year'];
$jam = $sekarang['hours'];
if ($jam <= 11) {
    echo "Selamat Pagi";
} elseif ($jam > 11 and $jam <= 15) {
    echo "Selamat Siang";
} elseif ($jam > 15 and $jam <= 18) {
    echo "Selamat Sore";
} elseif ($jam > 18) {
    echo "Selamat Malam";
}
?>
</h1>
<h2> Selamat datang</h2>
<h3> Sekarang adalah tanggal <?php echo "$hari $bulan $tahun"; ?></h3>
</BODY>
</HTML>
 Selamat mencoba..... :-D


Referensi : www.hendrik-perdana.web.id › ... › Pemrograman PHP

Minggu, 24 Februari 2013

Fungsi ASP

Active Server Pages atau (ASP) adalah jenis pemrograman yang dapat menulis kode untuk memfasilitasi fungsi ASP di situs Web. Fungsi tersebut meliputi pengiriman konten dinamis, database-driven untuk pengunjung website tanpa membebani sistem server-side. ASP pemrograman melibatkan file ASP yang ditulis dan memiliki file HTML. Kode ASP ditempatkan dalam halaman HTML, terlampir dalam tag khusus. Perubahan dalam kode pemrograman ASP, hanya perlu mengubah file ASP, file HTML saja tanpa mengubah coding file ASP.

File ASP memiliki ekstensi file dari. Asp, seperti file HTML yang memiliki ekstensi file htm maupun Html. HTML file yang berisi instruksi ASP menyertakan instruksi tersebut dalam tag yang terlihat seperti ini: <% dan%>. Perhatikan bahwa tidak seperti HTML, tag akhir ASP tidak termasuk garis miring. Untuk mengirim hasil dari instruksi ASP langsung ke browser, hanya perlu menambahkan tanda sama dengan: <% =.

Pemrograman ASP melibatkan scripting di Visual Basic Script, JScript, Perl, Python, atau bahasa lainnya. Modifikasi tertentu diperlukan, tetapi programmer yang telah menulis kode dalam bahasa lain akan menemukan pemrograman ASP. Dua bahasa yang bekerja untuk pemrograman ASP adalah VBScript dan JScript

Salah satu penggunaan umum dari pemrograman ASP adalah pengumpulan data dari pengguna dan menampilkannya di lain waktu. Sebagai contoh, dapat menggunakan pemrograman ASP untuk query pengguna untuk mengetikkan namanya dan kemudian menampilkan nama itu pada halaman berikutnya selama kunjungan pengguna. Setelah nama sebagai masukan / input, maka pemrograman ASP protokol transfer data ke database yang diperlukan, dan dapat diakses oleh halaman HTML lainnya yang berisi coding untuk membimbing permintaan tersebut.

Data tertulis bukanlah satu-satunya hal yang dapat di-upload ke situs web menggunakan pemrograman ASP tetapi dapat dirancang dalam bentuk yang memungkinkan pengguna untuk meng-upload file gambar ke situs juga. Website Real estate adalah contoh sempurna dari situs yang dapat mengambil keuntungan dari fungsi ini.
ASP pemrograman juga sangat berguna ketika halaman HTML melibatkan pengaksesan database besar yang berisi ton data. Dalam hal ini, manfaat tidak harus mengubah file HTML ketika memperbarui parameter database Anda. ASP pemrograman membuat proses ini secara sederhana..

ASP (Active Server Pages) merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis. ASP merupakan salah satu produk tekhnologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP diproses melalui web server dan hasil proses ini menghasilkan HTML yang akan dikirimkan melalui browser. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting. Berbeda dengan VBScript yang bekerja pada client atau disebut juga client side scripting. Meskipun demikian ASP mengunakan VBScript sebagai bahasa dasar untuk pemogramannya.
ASP adalah bahasa pemrograman made in Microsoft. Anda mungkin sudah bisa menerka kira-kira seperti apa ASP itu. Sangat compatible dengan .NET framework dan juga koneksi dengan MS SQL yang sangat bagus, tentu saja kan sama2 produk Microsoft. Berbayar, sudah pasti. Fungsionalitas dan kemudahannya? Ini yang saya kurang paham, karena belum pernah mencoba dan masih kekurangan bahan artikel tentang bahasa pemrograman yang satu ini. Tapi kabarnya ASP bahasa pemrograman yang berbasiskan event handling, ini tentu saja kabar baik bagi mereka yang tidak ingin beribet dengan HTML DOM dan javascipt untuk menangani event.
Suatu fungsi dari ASP (Active Server Pages) yang mengolah sementara seluruh output dari script yang dikerjakan sampai eksekusi dari script tersebut komplit, kemudian baru dikirimkan hasil buffer tersebut ke client. Biasanya disingkat dengan istilah ASP. ASP adalah penyedia jasa yang menyediakan aplikasi untuk digunakan oleh pelanggan (customer). ASP menyediakan aplikasi-aplikasi yang tersedia secara online dan dapat digunakan secara online (via web) atau offline (download dauhulu baru kemudian digunakan di komputer pelanggan).
ASP ini merupakan suatu usaha yang menawarkan akses berupa penggunaan aplikasi perangkat lunak kepada pengguna individu maupun perkantoran melalui sarana Internet. Pada dasarnya ASP adalah suatu Independent Software Vendor (ISV) atau ISP yang memanfaatkan Internet sebagai sarana penyampaian sehingga program aplikasinya bisa berfungsi.
ASP memiliki beberapa manfaat- harga yang lebih murah karena hardware, backup, infrastruktur keamanan dapat ditanggung bersama-sama (oleh beberapa pelanggan)- pengelolaan software dan hardware dilakukan secara terpusat sehingga memudahkan update dan maintenance Data statistik.

2.  Sejarah ASP

Meskipun sudah mulai terasa bahwa teknologi Microsoft@ Active Server Pages telah bcrjalan lama, teknologi ini secara nyata merupakan sebuah teknologi barn, yang diperkenalkan pada tahun 1996. Sebelum ASP, para pengembang software telah membuat web site aktif dalam sebuah flatform Microsoft menggunakan CGI dan ISAPI, dimana kedua-duanya mengambil bagian dalam perkembangan ASP. Pada tahun 1996, Microsoft memperkenalkan Active Server Pages . ASP memudahkan pengembang software untuk mengeksekusibaris kode ke dalam halaman web. Meskipun teknologi ASP relatif barn dalam pembuatan web dinamis, dalam jangka waktu yang pendek ASP berkembang menjadi salu dari produk pembuatan website dinamis terpenting. Sejak 19%, ada beberapa versi dari ASP.
Pada tahun 1998, Microsoft@ memperkenalkan ASP 2.0 sebagai bagian dari Windows NT 4.0. Dengan ASP 2.0 dan liS 4.0, aplikasi ASP dan beberapa komponen bagianbagiannya dapat dibuat dalam suatu tempat memori dari tempal web server dengan adanya perbaikan kesalahan. Pada tahun 2000, dengan lebih mengantisipasi dikeluarkannya Windows 2000 dan lIS 5.0, Microsoft@ meluncurkan ASP 3.0. Perbedaan antara kemampuan ASP 2.0 dan ASP 3.0 tidak begitu terlihat. Bagaimanapun juga, pada saat beIjalan di Windows 2000, performa ASP mengalami kemajuan yang cukup pesat. Sekitar bulan Juli 2000 .NET untuk pertama kalinya diperkenalkan di muka umum, berikut bahasa pemrograman barn cn (C-sharp) dan berharap dapat memberikan kontribusi yang baik dan lebih fleksibel dari sebelumnya. Teknologi ini diharapkan memberikan dukungan yang luas terhadap berbagai macam standar internet.

3. Aturan Penggunaan ASP

ASP bersifat server-side, yang berarti adalah bahwa proses pengerjaan skrip berlangsung di server, bukan di browser/client. Dengan kata lain jika menggunakan sebuah browser untuk memanggil sebuah file ASP, maka browser tersebut mengirimkan permintaan ke web server, kemudian server tersebut mengeksekusi setiap skrip yang ada dan hasilnya dikirimkan kembali ke browser anda. Karena bersifat server-side, maka untuk dapat dijalankan pada sebuah PC biasa yang berbasis Windows, PC tersebut perlu disimulasikan menjadi sebuah web server dengan menggunakan Microsoft Personal Web Server (PWS) atau Microsoft Internet Information Server (IIS).
Untuk menjalankan aplikasi atau program ASP, diperlukan suatu server yang dapat menterjemahkan kode atau bahasa-bahasa tersebut ke dalam halaman internet atau seperti yang kita kenal HTML. Program server yang dibutuhkan adalah untuk windows 95/98 biasa menggunakan PWS (Personal Web Server) atau IIS (Internet Information Service) untuk windows berbasis NT. Untuk peng-install-an program tidak akan dibahas lebih jauh. Untuk memulai suatu program ASP, secara sederhana bisa digunakan Notepad. Jika kamu sudah mengenal program HTML, ini akan sangat membantu.
Program ASP dimulai dengan tanda <% dan harus diakhiri dengan %> Dan file nya harus dinamai dengan akhiran .ASP, contoh: default.asp, guestbook.asp, dst. (Sebagai tambahan: jika pada html untuk halaman pertama dinamai index.html, maka untuk asp biasa dinamakan default.asp.)

4. Tipe Data ASP

Tipe data dalam ASP yaitu Variant. Tipe data ini dapat di pergunakan untuk menampung berbagai jenis data, seperti data bilangan, string, float dan lain-lain. Jadi anda tidak harus menentukan jenis data apa yang bisa dimasukkan ke dalam variabel pada saat mendeklarasikannya. Walaupun demikian tipe data apa yang dimasukkan ke dalam variabel pada saat mendeklarasikannya. Tipe data variant memiliki beberapa subtipe yang di kategorikan berdasarkan jenis data yang digunakan antara lain :
  1. Empty variant yang belum di inisiasi artinya belum di berikan nilai awal.
  2. Null variant yang tidak berisi nilai apapun, nilainya tidak di difinisaian, tidak berupa bilangan atau string kosong sekalipun.
  3. Boolean variant yang berisi nilai True atau False.
  4. Byte variant yang berisi nilai integer dengan rentang 0-255.
  5. Integer variant yang berisi nilai numeric dengan rentang -32.768 – 32.768.
  6. Currency variant yang menampung bilangan riil dengan rentang -922.337.203.685.477.5808 - 922.337.203.685.477.5808.
  7. Long variant yang menampung nilai bilangan integer dari – 2.147.483.648 sampai 2.147.483.648.
  8. Single variant yang menampung nilai riil berpresisi tunggal dengan rentang nilai – 3.402823E38 hingga – 1.401298E-45 untuk bilangan negative dan dari 1.401298E-45 sampai 3.402823E38 untuk bilangan positif.
  9. Double variant yang menampung nilai bilangan riil berpresisi ganda dengan rentang nilai -1.79769313486232E308 hingga -4.94065645841247E-324 untuk negative dan 4.94065645841247E-324 hingga 1.79769313486232E308 untuk nilai positif.
  10. Date [Time] variant yang berisi data tanggal dan atau waktu dengan rentang tanggal mulai dari 1 Januari 100 hingga 31 December 9999.
  11. String variant yang menampung nilai berupa teks yang mencapai 2 juta karakter.
  12. Objek variant yang menampung data berupa object.
  13. Error variant yang berisi data berupa kode eror.

5. Variabel ASP

Pada dasarnya hanya ada satu jenis variabel dalam ASP, yaitu variant. Hanya saja untuk kemudahan dalam pengolahan, variabel pada ASP dapat dibedakan menjadi  5 yaitu: objek, string, numerik, date & time, dan boolean. Variabel obyek dibuat ketika kita ingin memprogram menggunakan obyek khusus seperti obyek Scripting. File System Object, obyek CDONTS.NewMail, dan lain-lain. Variabel string adalah variabel yang berisi teks, sedangkan variabel numerik adalah variabel yang berisi bilangan, baik bilangan bulat maupun bilangan pecahan. Variabel date time berisi informasi tanggal dan waktu, sedangkan variabel berjenis boolean berisi nilai logika True atau False.
Pendeklarasian variabel pada ASP bersifat opsional, yaitu boleh dilakukan boleh juga tidak. Pendeklarasian tersebut biasanya digunakan untuk mempermudah pemeliharaan
variabel-variabel  dalam aplikasi. Pendeklarasian variabel dapat dibuat mutlak, yaitu harus dideklarasikan dengan cara menambahkan statement <% Option Explicit %> di bagian atas program, sebelum  menuliskan  perintah-perintah  ASP lainnya.
Contoh :
<html>
<body>
<%
dim kelas
kelas=”D3 MI 4B”
response.write(“We Love: ” & kelas)
%>
</body>
</html
Cara mendeklarasikan variable dalam pemrograman ASP, kita menggunakan statemen DIM seperti dibawah ini :
Dim nama_variabel
contohnya :
Dim nilai
Setelah melakukan deklarasi seperti contoh diatas barulah kita mengisikan sebuah nilai pada variable tersebut. Untuk mengisinya kita gunakan operator penugasan (assignment operator) seperti :
nilai = 15
Variable diatas bernilai bernilai numerik 15. Ada beberapa petunjuk pemberian nama variable diantaranya, harus dimulai dengan suatu karakter alpabetik, tidak dapat mengandung titik atau karakter untuk deklarasi tipe, harus unik dengan jangkauan yang sama (lihat yang dibawah ini untuk catatan tentang jangkauan, harus berupa 255 karakter atau kurang). Contoh dalam pendeklarasian suatu variable dalam sebuah program pendek looping.

6. Konstanta ASP

Beberapa variable tidak dapat diubah nilainya selama program dieksekusi dan dapat kita jadikan sebagai konstanta. Nilai konstanta tetap sampai program berakhir, pendefinisian konstanta dilakukan bersama  dengan pendeklarasian nya. Contoh:
Const nama_konstanta = nilanya_konstanta,
Misalnya  Const pi =3.14
Konstanta sangat berguna dalam perhitungan-perhitungan dalam matematika dan fisika. Konstanta juga memiliki batas definisi, jadi sebuah konstanta bisa pula memiliki batas definisi yang local maupun global, cara melakukan pembatasan ini sama dengan pada variable, yaitu ;
Public Const pi = 3.14
Private Const nama = “Ari Fadli”

Referensi : blog.uad.ac.id/fadmalaanggriana/2012/05/page/2
id.shvoong.com › Teknologi & Internet